Program Studi Fisioterapi melaksanakan kegiatan Kepaniteraan Umum (PANUM) bagi mahasiswa Program Pendidikan Profesi Fisioterapis yang dimulai pada 18 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi tahap penting dalam mempersiapkan mahasiswa sebelum terjun langsung ke lahan praktik klinik.
Sebanyak 91 mahasiswa profesi fisioterapis mengikuti PANUM sebagai bagian dari pembekalan akademik, profesional, dan etika praktik. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dibekali penguatan kompetensi klinis, penyegaran standar prosedur pelayanan, komunikasi profesional, serta kesiapan mental dan sikap sebagai calon fisioterapis yang humanis dan adaptif.
PANUM tidak hanya menjadi agenda administratif, tetapi juga momentum pembentukan karakter profesional. Mahasiswa diarahkan untuk mampu mengintegrasikan clinical reasoning, pendekatan berbasis evidence-based practice, serta pelayanan yang berorientasi pada keselamatan pasien dan kualitas hidup.
Setelah menyelesaikan rangkaian PANUM, para mahasiswa akan ditempatkan di berbagai lahan praktik yang tersebar di Pulau Jawa, Balikpapan, dan Bali. Penempatan lintas wilayah ini memberikan pengalaman klinik yang beragam, memperkaya wawasan pelayanan kesehatan di berbagai setting rumah sakit dan fasilitas rehabilitasi.
Dengan semangat “Be the Movement Specialist”, Prodi Fisioterapi berkomitmen mencetak fisioterapis profesional yang siap menjawab tantangan kesehatan nasional melalui pelayanan rehabilitasi yang kompeten, humanis, dan berkemajuan.
Sebanyak 91 calon fisioterapis kini siap melangkah, mengabdi, dan menghadirkan layanan terbaik bagi masyarakat Indonesia.



